Inilah 3 Kuliner Indonesia yang Terinspirasi Makanan Cina

Kuliner Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa. Beberapa di antaranya terinspirasi dari makanan negara lain, sebut saja Cina.

Dilansir dari buku “Multikulturalisme Makanan Indonesia” karya Unsiyah Anggraeni (2018), berikut ini adalah daftar kuliner Indonesia yang terinspirasi dari makanan Cina:

1. Lumpia

Lumpia dalam bahasa Mandarin disebut “chun juan” dan dalam kebudayaan Tiongkok sering dieja “lun pia”. Sementara masyarakat Indonesia mengenalnya dengan nama lumpia.

Di Cina, orang-orang menyukai lumpia karena bentuknya yang memanjang dan warnanya yang keemasan. Ini menandakan simbol kekayaan. Sedangkan gulungan pada lumpia menggambarkan persatuan seluruh manusia tanpa memandang perbedaan mereka.

Lumpia di Indonesia kini memiliki berbagai variasi. Lumpia di Jakarta salah satu variasinya adalah diisi dengan bengkuang, sedangkan lumpia Surabaya diisi tengan wortel atau taoge.

Kedua lumpia di daerah ini hadir dalam versi goreng. Sementara di Medan lumpianya adalah jenis basah dan berukuran besar, tak heran disajikan sebagai makanan utama.

2. Mi Ayam

Mi ayam terinspirasi dari “bakmi” yang berasal dari Cina. Keduanya sama-sama terbuat dari tepung terigu yang diolah menjadi mi. Kemudian ditambahkan lauk berupa potongan daging dan sayuran.

Perbedaan keduanya adalah daging yang digunakan. Jika orang Cina menggunakan potongan daging babi dalam bakmi, orang Indonesia menggunakan potongan daging ayam dalam mi ayam.

Meskipun berasal dari Cina, varian rasa kecap yang kuat hanya bisa Anda temui di Indonesia.

3. Bakso

Bakso merupakan makanan khas orang Tionghoa. Ia berasal dari kata “bak” yang berarti babi, dan “so” yang berarti makanan.

Alkisah sebelum bakso mendunia, ada seorang anak bernama Meng Bo yang tinggal di Fuzhou, Cina, pada masa Dinasti Ming sekitar abad ke-17.

Ia memiliki seorang ibu yang sudah tua dan sakit-sakitan. Akibatnya, si ibu tidak diperbolehkan makan daging karena rasa alotnya dikhawatirkan bisa mengganggu penyakitnya. Padahal daging adalah makanan favorit ibu Meng Bo.

Suatu hari, Meng Bo melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk moci. Dari situlah ia mendapat inspirasi untuk menumbuk daging dan membuatnya berbentuk bulat.

Akhirnya, cerita Meng Bo menyebar ke seluruh Fuzhou. Orang-orang beramai-ramai mendatangi rumahnya untuk meminta resep. Bakso lambat laun mendunia berkat migrasi orang-orang Tionghoa.

Sebagai salah satu kuliner Indonesia, bakso tidak menggunakan daging babi seperti halnya di Cina. Tetapi menggunakan daging sapi bahkan daging ayam sebagai bahan utama.

AMELIA RAHIMA SARI

Tinggalkan Balasan