Mengapa Obat Alergi atau Antihistamin Menyebabkan Kantuk?

Ketika kondisi tubuh memberi reaksi terhadap sesuatu hal yang membuat alergi, maka akan timbul rasa gatal, bahkan terkadang perih. Kondisi yang tidak nyaman itu membuat orang ingin segera menghilangkan pengaruh alergi di tubuh. Cara paling cepat mengonsumsi obat yang meredakan reaksi alergi atau antihistamin.Setelah mengonsumsi obat itu rasa kantuk kian terasa, sehingga ingin segera tidur.

Mengutip Mayo Clinic, antihistamin yang mengobati gejala demam atau alergi lainnya menyebabkan kantuk, karena kandungan obat sedang berinteraksi dengan senyawa kimia histamin yang diproduksi oleh sistem saraf pusat dalam tubuh. Saat ada virus atau bakteri yang masuk, tubuh akan memproduksi histamin untuk melawan bakteri atau virus penyebab alergi. Saat itulah muncul peradangan, karena reaksi alergi.

Antihistamin memberhentikan efek histamin yang biasanya dilepaskan ketika tubuh mendeteksi sesuatu zat yang berbahaya. Mengutip United Kingdom National Health Service, histamin menyebabkan pembuluh darah melebar, sehingga kulit membengkak untuk membantu melindungi tubuh.

Orang yang sedang mengalami alergi disarankan mengonsumsi obat antihistamin untuk menghentikan inflamasi atau reaksi tubuh terhadap mikroorganisme yang asing. Mengutip dari HonestDocs, antihistamin berbentuk tablet mulai bereaksi dalam tubuh sekitar 30 menit setelah dikonsumsi. Efeknya akan terasa paling lama dua jam setelah mengonsumsi obat.

VALMAI ALZENA KARLA

Tinggalkan Balasan